Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Bokep jepang Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Pikiranku mendadak kacau. Atau seorang lelaki berjaket jins yang memayungi seorang perempuan yang jelas-jelas memakai jas hujan. Aku kini mulai bingung. Jika hujan, tidak ada yang lebih indah selain melihat orang-orang berpayung, melompati genangan air hingga terciprat dan sesekali mengenai pakaian mereka, lalu tiba-tiba ada suara tawa di bawah payung-payung itu. Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok. Dia benar-benat ulet. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya.




















