Tak lama penis itu pun sudah terasa berkedut-kedut hebat.“Oooh….!!!”, kini giliran Pak Wid yang melenguh panjang.Semburan demi semburan sperma langsung menyemprot ke dalam mulut Lia. Wanita cantik dengan sabar menerima semburan sperma atasannya dan menampungnya di dalam mulutnya. Bokep oooh….”.“Aaaahh…. “Iya deh jangan ngambek dong, siap-siap ya…”.“Aaakkh…!”, Lia berteriak tertahan ketika akhirnya penis Pak Wid menghujam deras ke dalam vaginanya.“Ooohh… oohh… oohh…”, desahan mulai keluar dari mulut Lia seiring kocokan penis atasannya. Langsung saja Lia menyambarnya dan memasukkan sepotong celana dalam mini tersebut ke dalam saku blazernya. Sementara itu di waktu yang bersamaan Pak Wid terlihat mengangkat rok span wanita cantik itu dan mulai merabai bulu-bulu lembut di sekitar wilayah selangkangan tersebut. Lia nampak sama sekali tidak risih harus bercumbu dengan laki-laki yang usianya hampir setara dengan ayahnya ini.Yang lebih gila lagi, keduanya tidak merasa risih harus bercumbu di kantor dimana jam masih aktif walaupun kini adalah memang waktu istirahat.




















