Erik melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. Video bokep Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Aku mendesah panjang. “Ini akibatnya kalau jadi perempuan genit!!”
Erik menariknya lagi untuk kedua kalinya, pakaian dalamku semakin terlihat. “Sempurna” katanya dingin. Kata Erik, aku sangat cantik dengan baju itu, “Kamu cocok sekali dengan warna putih, sangat matching dengan warna kulitmu.. Erik sangatlah baik padaku. Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak.




















