Aku menjadi semakin care dan menjadi teman curhat bagi-nya. Bokep Hayo diapain Karen ama kak Ditto semalem.”, canda-nya genit. 2 tahun itu terasa lama bagi-ku. Aku anggap ini kejadian yang tidak disengaja, dan berusaha melupakan kejadian itu. Kemudian Karen menyalakan music dari iTunes di Apple computer-ku. Aku banyak menanyakan tentang pekerjaan Karen hari ini, dan menanyakan kabar pacar Karen. Sepasang payudara-nya sungguh indah dan ranum, dan warna puting-nya coklat muda. Saat itu dari pagi sampe sore, aku tidak makan sama sekali, karena tidak mampu bangun dari tempat tidur. Karen hening sejenak, dan kemudian menjawab dengan nada terbata-bata, “Kalo kak Ditto suka…kenapa…kenapa kak Ditto ngga pernah bilang ama Karen.”. “Karennn … I am coming …”, kata-ku sambil penis-ku menyemprotkan sperma-nya ke dalam memiaw Karen dan membasahi liang-liang memiaw-nya. “Ada sih, coba check di iTunes dan ke Oldies playlist. Sorry, sorry, I’ll stop now!”, kata-ku.




















