MOMJ-171 Drunk Friend … My Wife And Nishika Momoka
“Creeet… cret… creeet…” terasa keluar cairan dari dalam lubang kemaluannya.Segera kugenjot dengan hujaman-hujaman cepat ke lubang kemaluannya.Aku merasakan batang kemaluanku akan mengeluarkan mani. Bokep (padahal tadi malam masih ada loh bulunya). Fei gadisku.. Untung cuma bagian pinggang, jadi bisa kututup dengan baju, aman.Malamnya ia menelepon, menceritakan bagaimana rasanya dari pengalaman yang baru kami alami berdua di bioskop tadi. Aduh kemaluanku makin membludak ingin keluar dari sarangnya.“Arie… kamu sudah sarapan?” tanyanya. “Kenapa…?” tanyaku berbisik. Kuelus-elus buah dadanya yang membuatku tak bisa tenang.Sementara bibirnya kulumat dalam-dalam, kurasakan dengan mata terpejam kenikmatan bibirnya itu, mulai lidah kami berpaut saat itu juga. Sementara jari telunjukku dan tengah mulai beraksi di liang kemaluannya. Pamannya adalah penjual barang elektronik di daerah Glodok. kamu sakit?” tanyanya lagi. Kuciumi buah dadanya, kujilati, kumainkan putingnya dengan lidahku dan kusedot-sedot dengan sesekali kugigit-gigit kecil dengan gemas. Entah karena apa, tongkat pel itu terjatuh ke lantai.“Aduhh…” Fei terkejut. ahhh… aaahh… aaaghhh…” Sambil menahan nafasnya, Badan Fei mengejang




















