Kamu Rio yang di Kayuputih kan?” aku tambah bingung mendengarnya.“Bukan, lho tante bukan Natasha?”.Kemudian wanita itu mengajakku berteduh di salah satu sudut sambil menjelaskan maksud yang sebenarnya. Lidahku semakin liar menjelajahi telinga, leher dan bahu Tante Erna. Playbokep oohh.. Pantatku maju mundur seiring kenikmatan yang dirasakan Ci Alicia.Wanita itu bahkan sudah tak kuasa memeluk tubuhku. Kampusnya pun aku nggak yakin kalau yang disebutnya benar.Saat janjian dengan Natasha pun hanya lewat SMS. Aku yang memang sedari tadi sudah horny menyambut lumatan bibir Tante Erna dengan penuh nafsu.Kedua tanganku memeluk pinggang wanita setengah baya itu dengan posisi menyamping. Tante Erna malah tersenyum sambil merangkul leherku.“Boleh, tapi jangan ditumpahin pake teh ya..” bisiknya di telingaku. Mataku tertuju pada seorang wanita keturunan Chinese berumur kira-kira 30-an yang duduk sendirian di salah satu sudut.Herannya sejak tadi wanita tersebut memperhatikanku terus.




















