Tapi aku diam merengut saja. Bokep mom Tangan Adolf lebih kuat mendekapku kencang-kencang sampai aku hampir tidak bisa bernafas. Ia nampak memandangku dan tersenyum. Terpaksa aku hanya dapat menerima dengan pasrah digagahi oleh Adolf. “Susan!” Adolf memanggil seseorang. “Dicari, gadis berusia 17 sampai 25 tahun. Segera kukenakan pakaianku kembali dan bergegas ke luar ruangan. Jangan malu-malu, don’t be shy!” kata Adolf sembari memberiku sebuah album foto. Aku meronta-ronta kesakitan.Aku menoleh ke belakang. Sejenak mereka memandangku ketika aku masuk. Mudah amat! Kuparkir mobilku di pinggir jalan. Pose yang pertama, aku disuruh berbaring tertelentang dengan pose memanjang di atas ranjang, dengan membuka pahaku lebar-lebar, sehingga menampakkan kemaluanku dengan jelas. “Jangan, Pak! Aku bertanya-tanya apa arti dari semua ini. Setelah itu, jepret sana, jepret sini, lima gaya sudah aku berpose dan dipotret.




















