Apa sih mau kalian!?” kataku dengan lirih, mataku sembab, ingin sekali aku menangis“Saya tidak bermaksud apa-apa kok Non”“Bapak mau uang kan? Bokep Hd Maka lengkap sudah penderitaanku hari ini.“Kamu benar-benar bisa memuaskan Bapak sayang, lain kali kayak gini lagi ya” kata Pak Budi sambil menggosok-gosokkan penisnya ke wajahku,“Gak nyangka gue hari ini mendapat rejeki nomplok, kapan-kapan kita main lagi ya Non, ketagihan nih saya sama memek Non, hahaha!!” dengan kasar Pak Joko mencabut penisnya dari vaginaku“Betol itu….betol…memek Non Dhea enak banget, bikin saya ketagihan coy, hehehe!” sambung Pak Doni yang tidak kalah puasnyaMereka bertiga tertawa-tawa dan melecehkanku yang terbaring lemas di dipan pos satpam. Tanpa sadar tanganku mulai menyelusup ke bagian bawah dasterku, kumasukan jari tengahku ke dalam vaginaku yang tidak bercelana dalam.




















