tidaak!!” aku sangat malu melakukan posisi itu.Tetapi Erik tidak peduli dan melanjutkan kembali permainannya. Dia memperhatikanku sejenak dan senyuman misterius itu hadir lagi.Dia pun membungkukkan tubuhnya,
“Hey, tukang ngintip cilik. Video bokep Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Dia sangat memanjakan aku. Sakit!! Erik kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya. Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. “Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Erik Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya. Kenapa? Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Tapi Erik menahanku dengan kuat.




















