Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. Bokep viral terbaru Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok. Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Marah yaa? Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Sepuluh menit setelah itu, Erik terlihat kejang sesaat sambil mengerang tertahan. Masih kecil sudah kenal laki-laki!! Sepuluh menit setelah itu, Erik terlihat kejang sesaat sambil mengerang tertahan. Kamu tidak harus memanggil aku ‘ayah’ atau sebutan lainnya, panggil saja aku Erik.”
Sambil mengalihkan pandangannya ke temannya, dia melanjutkan,”Nah.., ini adalah temanku, namanya Tomi.”
Akupun menyunggingkan senyuman ke arah Tomi yang membalasku




















