Aku tak sadarkan diri.Aku terbangun di ruangan itu lagi. Teman-teman pak Jun yang jadi gemas melihat aku bicara begitu malah mengelilingiku dan meraba-raba tubuhku lagi. Bokep Aku sangat mengantuk. Salah seorang temannya kemudian menyiram vaginaku, selang itu hanya sedikit masuk saja ke vaginaku, semprotannya lumayan kencang. Cukup lama tanggannya berada di leherku seperti mencekik, aku pikir aku akan dibunuhnya dengan cara dicekik, tapi ternyata dia tidak benar-benar mencekikku. Menyeramkan. Tapi memikirkan tak lama lagi aku akan dieksekusi di sini membuatku bergidik horni. Ternyata keadaan di luar sama tertutupnya. Dari leher, wajah, buah dada, perut, hingga sekitar vaginaku. Semuanya keluar.Akhirnya setelah beberapa saat mereka berhenti. Aku langsung putar badan ingin keluar dari ruangan ini.















