Aku mengambil beberapa foto sebagai alat untuk memeras dr. Dr. Bokep anis menangis terisak, saya tak peduli. Tidak lupa aku mengabadikan tubuh dr. Orangnya amat sangat ramah, parasnya pun cantik maka pasien-pasiennya merasa nyaman berkonsultasi dengannya. anis, aku sampai ke depan kompleksnya sekitar jam 7 malam. anis. anis masih perawan. Jika dia mengira bahwa kesialannya hari ini sudah selesai, maaf saja, aku masih belum berniat untuk selesai. anis
I: dok, aku sudah punya foto-fotomu, bila kamu nekat melapor, awas saja! saya lumuri barang itu dgn pelumas dan sejak mulai mencari lubang anus dr. anis, pecun berjas putih! Tetapi satpam ini hanya berjaga di gerbang depan saja, berkeliling komplek tidak pernah. Di daerah saya gaji dokter nggak sebanyak disini, jadi mending saya ngumpulin duit disini dulu. anis cuma meratap tersedu sambil menahan sakit selama permainanku. Aku menyisakan jilbab merah menyala di kepala dr. kenyal! anis mulai melihat keadaan sekitar dgn waswas, disaat akan berteriak saya memperingatkannya
I: eits dok,




















