Alina tiba-tiba bangkit dari pembaringannya.“Nis, apa kamu sering nonton kaset VCD bersama istrimu?” tanya Alina dengan sedikit rendah suaranya seolah tak mau didengar orang lain.“Eng.. Bokep indo terbaru Ternyata tidak mampu kutembus sekaligus sesuai keinginanku. Mungkin inilah namanya nasib baik, karena aku sama sekali tidak menduga kalau kamu tinggal di kota Makassar ini” jawabku sambil membalas rangkulannya. Aku selalu cekcok dan bertengkar dengan istriku gara-gara aku kesulitan mendapatkan lapangan kerja yang layak dan mempu menghidupi keluargaku.Akhirnya kuputuskan untuk meninggalkan rumah guna mencari pekerjaan di kota ini. Untuk itu, jika tidak memberatkan, aku inginkan kamu tinggal bersamaku.Anggaplah kamu sudah dapatkan lapangan kerja baru sebagai sumber mata pencaharianmu. Nama teman kuliahku itu adalah “Nasir”.”Kita lihat saja nanti. Kami berangkulan cukup lama di sekitar pasar sentral Makassar, tepatnya di tempat jualan cakar.“Ayo kita ke rumah dulu Nis, nanti kita ngobrol panjang lebar di sana, sekaligus kuperkenalkan istriku” ajaknya sambil menuntunku naik ke mobil Feroza miliknya.




















