Aku coba membuatnya kembali mengerti ‘Saya sedang sakit, saya butuh istirahat, tolong mengerti’. “Dok, tolong suntik mati aku saja”, kataku. Video bokep “Putih ya”, puji salah satu pria yang naik ke atas tubuhku. “Iya sayang, yang rajin ya”, jawabku. Karena kebaikannya telah merawatku hingga aku lebih baik, aku pun membiarkannya sedikit menikatiku, seperti membiarkannya beronani tepat di depanku yang tanpa pakaian, kadang-kadang aku pun membantunya beronani dengan menyepongnya. “Jangan mas…”, pintaku, namun mereka tidak menghiraukan. Perutku bergejolak mual-mual, apalagi tubuhku terus digoyang dari arah vagina. ***
Aku terbangun paginya, pikiranku sedikit lega, tidak begitu pusing lagi. Pria yang menggenjot vaginaku sudah menarik penisnya, ia sepertinya sudah menyemprotkan sperma di vaginaku, “Asyik nih…”, katanya lalu memberikan posisinya kepada pria lain. Kepalaku masih pusing, penyakitku sudah sangat menyiksa diriku, kembali aku memuntahkan sesuatu yang cair dan bau.




















