Lalu Lita memilih membersihkan dirinya bersamaku. Setelah itu Lita pergi duluan keluar dari kamar mandi, aku sedang sibuk menenangkan diri, juga memakai handuk.Beberapa menit kemudian saat aku kembali keruang depan, tampak tak ada orang, lalu aku menuju kamar dirumah itu. Bokep mom Maaf tadi Dina gak bisa ikut” Aku terkejut lagi, kini muncul seorang perempuan lain,“Iya Dina, gapapa, untung ada mas Subhan ini yg bantu”,“wah, makasih mas, kenalin saya YuDina, adiknya mbak yuLita”. Beritanya karena suatu hari saat para pria sedang bergotong royong menggali gua yg katanya berisikan batu emerald, namun nahasnya banyak dari mereka yg tidak selamat. Wajahnya masih cantik, dan tubuhnya cukup mempesona.Aku yg ada disebelahnya sambil membawa barang bawaan ini terus mencuri pandang kearah belahan dada perempuan itu, tampak buah dadanya besar dan montok sekali, bajunya yg klasik itu menambah pesona benda favoritku itu.“mm…mbak namanya siapa?”,“Saya JuLita mas, tapi biasa dipanggil Lita”,“ooh, kenalin saya Subhan”,“mas orang baru disini?”,“iya, cari batu akik, mbak kok sendiri




















