Dia menjulurkan tangan kanannya sambil tersenyum,
“gue Arry, baru sekarang bisa resmi kenalan, elo siapa?”.Kubalas juluran tangannya sambil menyebutkan namaku. Kami tidak berhenti mengobrol tentang segalanya. Bokep hot Dia hanya mengenakan celana pendek dan kaos menyambutku dengan celotehannya yang ramai. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Mama dan frank sedang liburan. Dia memamerkan video yang baru dia beli, dan memaksaku untuk menontonnya saat itu juga bersamanya. Dia pun melanjutkan lagi,
“Gue Arry, loe siapa namanya?”
Pada saat itu teman-teman yang lain sudah datang mendekati kami, hingga kesempatan itu pun hilang. Hanya dengan jeans dan sweater merah muda aku merasa tidak berbeda dengan teman-teman yang lainnya.Pada saat aku datang seorang diri aku menangkap adanya pandangan yang aneh dari ujung, seorang pemuda yang berlipat tangan dan duduk seenaknya tidak melepaskan pandangannya kepadaku.




















