Ternyata, pembungkus benda tersebut sangatlah banyak, sehingga saya pusing untuk membukanya satu persatu. Saya sangat merasa sedih saat itu. Bokep Maka, saya putuskan untuk beristirahat dengan melakukan Break Dance. Lalu akupun menemukan jawaban sempurna. Seketika itu pula, bangunlah Fahris dalam keadaan segar bugar seperti tidak sehabis bercinta. “Itu mungkin saja dapat kuatasi. jangan sentuh aku.. jangan sentuh aku.. Aku memang sudah biasa melakukannya.” jawabku seenaknya. Saat itu, saya telah mencapai Final, dan lawan saya yang berikutnya, adalah Fahris (Sekarang ia anggota Dark Falcon). Tidak disangka, itu adalah Fahris, lawan Finalku nanti, dan yang satu lagi, adalah anak yang terdapat di Foto-foto yang kulihat tadi, karena namanya cukup panjang, sebut saja NT.Karena tempat itu cukup luas, saya mencoba untuk mendengarkan suara mereka dengan mendengarkan gemanya. Setelah saya cek, ternyata tidak ada sama sekali jebakan. “Sudah, lebih baik kamu bercinta juga saja denganku!” Perintah Fahris.




















