Di kamar Putri sudah berada di atas tempat tidur, kakinya yg jenjang dan putih membuat suasana hatiku tak-karuan. Playbokep Enakan tidur di sini bareng gue…” sambung Putri sambil menepuk tempat tidur. Bilang aja nggak usah malu” Ujarku
“beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Putri
“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Putri
“ooh..” langsung kudaratkan bibirku ke pipinya. “nontonnya di kamar aja, supaya kalau capek bisa langsung tidurr” sambung Putri
“emangnya kita mau nygkul? “mau dong nyobain…?” candaku
“sok atuh,…silahken…” jawab Putri sambil menarik tanganku mendekati tubuhnya. Hari itu terasa sangat singkat, tugas-tugas di kantor terasa lebih ringan mungkin karena suasana hatiku yg sedang senang. Hari pernikahan kami berjalan lancar, yg kami berdua lakukan hanya tersenyum dan melambaikan tangan saja sepanjang hari, tdk seperti pasangan lainnya yg sangat antusias dengan perkawinannya kami berdua atau mungkin saya lebih tepatnya malah seolah-olah tdk perduli dengan apa yg terjadi dengan apa yg terjadi hari itu.Pada malam pertama kami dapat di katakan sangat aneh, karena tak ada




















