Lalu aku menjemputnya ditempat ia bekerja lalu aku menuju suatu rumah makan sederhana. Tak lama aku langsung mencium bibirnya, diapun membalas ciumanku dengan mesra. Bokep indonesia Akupun berfikir “waaah aku pasti bakal ditolak” dan ternyata tak sesuai dugaanku shintya pun menerima cintaku. Ciumanku mulai sampai keleher shintya, aku sengaja membuatnya terangsang. Aq pandang wajah shintya dia sangat menikmatinya. Ternyata gadis itu adalah kariawan fotokopi tersebut. Disela-sela makan aku bercanda dengannya seolah kita sudah akrab lama. Dia terus bergoyang memainkan perannya diatas. Setelah itu kita saling berpakaian, kita membersihkan badan kita hanya dengan tisu yang ada dimeja tamu.Setelah kita berpakaian aku melihat wajah shintya terdiam murung, kemudian aku bertanya.“kamu kenapa sayank”
“kenapa tadi keluarkan didalam,nanti kalo aku hamil gimana” jawab shintya
“gak papa sayank,kn Cuma sekali,besok-besok nggak aku keluarkan didalam lagi deeh” jawabku meyakinkannya
“pokoknya kalau aku hamil kamu harus bertanggung jawab” cetus shintya
“iya sayank, aku pasti tanggung jawab kok” jawabku agar shintya merasa tenang
“janji ya” shintya meminta janji
“iya janji sayank”




















