“Sekarang ya Ermita?”“Hmmh”, dia tersengal.“Om dobrak ya?”“Hmmh”, dia tersengal lagi mengusapkan jepitan pahanya ke panggulku.“Om pecahkan selaput daramu ya sayang? Kuberi dia uang dua ratus ribu. Bokep Hd Baru keringatnya harum sekali. Saya akan mengambil perawanmu setelah aku punya sepuluh juta.”Kutarik dia dari kursi dan kubimbing ke garasi. Lama.“Om.”“Ya?” Aku tetap memusatkan perhatian ke jalan yang penuh kendaraan lain.“Berapa … berapa … om mau membayar kalau aku … kalau aku .. Apakah tidak kamu gunakan pil itu?”“Pil itu tidak mempan Om. Barangkali memang karena sangat lelah dan juga lebih-lebih lagi karena ditambah pengaruh alkohol. Ermita menghirup anggurnya. Roti dengan keju, pakai daging kambing, cendawan dan potongan-potongan … apa ya indonesianya green pepper?”“Saya juga tidak tahu Om”, katanya menerima piring yang kusodorkan pada alas serbet kertas peganganku.“Cabe yang sebesar tinju.”“Ooo.” Dia letakkan kaleng cocacolanya di counter dapur dan diapun mulai hendak menggigit pizza itu, meniup-niupnya karena masih panas, kemudian menggigit lagi dan mengunyahnya.




















