Perlahan kuberjalan ke sofa dengan tetap merengkuhnya dalam dekapan.Tiba-tiba kurasakan ruangan menjadi gelap, tatkala tangan Revy berhasil menjangkau saklar lampu yang terletak di dekat pintu utama. Entah sudah berapa kali kami jalan bersama ke tempat itu. Bokep viral terbaru sebuah nama yang masih saja membekas hangat dalam setiap jejak ingatanku. Yang saya lakukan hanya berusaha meredakan tangis dan menyekakan air matanya dengan sapu tanganku. “So please, say it..”, balasku sambil membalikkan tubuhku dan menemukan sesosok wajah yang sangat mendamaikan dan menentramkan jiwaku, but do I feel sorrow in her eyes? Tentu saja saya ingat kamu…. Suara hatiku terus menyiksaku dengan pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi pikiran dan kepalaku ini.Revy adalah sahabat saya, dan saya ingin melihatnya hidup bahagia, dan kini saya hanya memberinya trouble yang sangat berat.




















