Dia menggoda
“Terus nanti kalau kita kelonan terus Mas nanti ngga ada yg nyediain makan gimana dong”. Maklum kamar kost dgn tempat tidurku yg seadanya dan pas-pasan yg pasti kurang pas untuk kegairahan petting yg memuncak di pagi itu. Bokep mom oogghh duuuhhh.. Ooohhh aduhhh.. Terus di lubang memekku jadi ikut-ikutan geli cenut-cenut sampai aku eeghh.. Maka dari itu aku hanya memandang sebelah mata terhadap Dewi yg hanya lulusan SD. Mulanya aku memandang gadis itu biasa-biasa saja, sebut saja nama gadis itu Dewi (nama samaran), maklum walaupun aku sudah di bilang cukup dewasa (26) tp sekalipun aku belum pernah mengenal seorang wanita secara khusus apa lagi yg namanya pacaran, karena orang tuaku menekankan menuntut ilmu lebih utama untuk masa depan.Apalagi setelah aku lulus dari kuliah dan langsung mendapatkan pekerjaan, aku merasa sudah berhasil setelah apa yg kujalani selama ini.




















