Rini bingung juga karena disini semua orang berjalan begitu cepat sehingga tidak ada waktu untuk memperhatikan kalau didekat mereka ada seorang gadis cantik yang kebingungan sambil membawa 2 koper besar.“Halo. Bokep indo viral Coba sini gua liatin apa ada yang lecet.” Pemuda itu mencoba mencari luka di tangan dan kaki Rini.Rini berdiri bergegas, “Aku nggak terluka kok. Lu benar-benar cewek impian gua selama ini.” Puji dan rayuan kembali menggema di benak Rini tiap kali Kevin melontarkan rayuan gombalnya. Berbagai pikiran bersliweran di benak Rini membayangkan bentuk kota Jakarta yang selama ini hanya dia saksikan lewat televisi saja.“Non. Menggiurkan sekali pokoknya.Rini melihat kearah Adeline yang begitu cuek walaupun banyak mata memperhatikan payudaranya yang ranum itu. Oh iya, nama gua Kevin, gua anak fakultas ekonomi lu anak fakultas mana?” pemuda itu memperkenalkan dirinya pada Rini.Gadis cantik ini serasa tak percaya setelah sebulan lebih di kampus dia akhirnya berhasil diperhatikan oleh orang lain dan bahkan oleh seorang pemuda setampan Kevin.




















